SSB Terang Bangsa Semarang Tampil Gemilang Juara Piala Soeratin U-13 Jawa Tengah 2025

Pada tanggal 26 Agustus 2025, Lapangan Kota Barat Surakarta menjadi tempat bersejarah bagi Piala Soeratin U-13 PSSI Jawa Tengah, di mana SSB Terang Bangsa Semarang sukses meraih gelar juara setelah mengalahkan PPSM Sakti Magelang dengan skor 3-0. Laga final yang berlangsung pada pagi hari ini dihadiri dengan antusiasme tinggi, setelah kedua tim terbaik berhasil mengalahkan lawan-lawannya di babak semifinal.

Sejak awal pertandingan, PPSM Sakti Magelang berusaha menekan dan menciptakan peluang, namun pertahanan solid dari SSB Terang Bangsa berhasil menahan gempuran tersebut. Tim Semarang ini menunjukkan kedisiplinan luar biasa di lini belakang yang membuat PPSM kesulitan mencetak gol. Di menit ke-28, Bagas Hamzah Additia, pemain yang mengenakan nomor punggung 11, menjadi pahlawan dengan tendangan kaki kiri yang berhasil menembus gawang lawan, membawa SSB Terang Bangsa unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, PPSM Sakti tidak tinggal diam. Mereka berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, namun justru di menit ke-20, SSB Terang Bangsa kembali menggandakan keunggulan melalui gol kedua yang dicetak oleh Muhammad Nata, yang memakai nomor punggung 10. Keunggulan tim Semarang semakin lebar dengan gol ketiga pada menit ke-25, yang hampir menutup peluang kemenangan untuk PPSM Sakti. Meski kehilangan satu pemain setelah kartu merah yang diterima nomor punggung 2, SSB Terang Bangsa tetap mampu mempertahankan dominasi dan menutup pertandingan dengan skor akhir 3-0.

Pelatih SSB Terang Bangsa, Peter Sianjuon Sihombing, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian timnya. “Ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi tentang bagaimana anak-anak menunjukkan kerja keras mereka selama ini. Kami sangat bersyukur dan bangga dengan hasil yang diraih, dan tentunya dukungan orang tua juga sangat berarti bagi kami,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sianjuon juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam meraih gelar juara ini, termasuk strategi, latihan fisik, mental, dan taktik. “Mental dan taktik adalah kunci. Saya selalu bilang kepada anak-anak untuk tetap tenang, tidak perlu terburu-buru atau panik. Kita sudah sampai di puncak, dan itu sudah sesuai dengan target kami," tambahnya.

Tidak hanya bangga atas prestasi yang telah dicapai, pelatih Sianjuon menegaskan bahwa perjuangan SSB Terang Bangsa belum berakhir. “Tahun lalu kami juara, tahun ini kami kembali jadi juara bertahan. Namun, ini baru permulaan. Kami akan terus melakukan evaluasi untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat nasional,” jelasnya.

Setelah menjadi juara bertahan di tingkat provinsi, SSB Terang Bangsa kini siap untuk mewakili Jawa Tengah dalam ajang nasional yang akan datang, dengan persiapan lebih matang dan tekad yang lebih kuat.